Agrowisata di tengah Kota Hujan ala Kuntum Nursery

21 Nov

Liburan ke Bogor

Weekend bulan lalu tepatnya hari Sabtu pagi (26/10) saya mengunjungi rumah saudara di daerah Tajur, Bogor. Selesai ketemuan jam 9 pagi sehingga masih cukup banyak waktu luang untuk menikmati Kota Hujan ini.

Karena belum ada rencana sebelumnya, saya teringat dulu sempat membaca tulisan di blog orang lain tentang tempat wisata di daerah Tajur yang adem dipenuhi pepohonan. Saya pun googling dengan beberapa kata yang terlintas di benak saya, dengan sedikit trial-error menggunakan kombinasi kata “rumah makan – banyak pohon – daerah tajur” akhirnya saya pun menemukan nama tempat itu dan bergegas ke sana.

Bagi orang awam seperti saya yang jarang ke Bogor, daerah Tajur yang ada di benak saya identik dengan tempat wisata untuk berbelanja tas. Namun uniknya ternyata saya juga bisa menemukan suaka margasatwa mini di daerah sini. Tempat ini merupakan sebuah kawasan agrowisata terpadu yang menggabungkan konsep nursery, tempat rekreasi dan edukasi, sehingga cocok bila mengajak keluarga terutama anak-anak.

Nama tempatnya yaitu Kuntum Nursery (www.kuntum-nurseries.com) dan kebetulan jaraknya hanya sekitar 1 km dari tempat saudara saya ini. Alamatnya berada di Jl. Raya Tajur no. 291. Karena saya sampai di sana jam 9 pagi jadi tempatnya masih sepi, udaranya pun masih sejuk dan mataharinya belum terlalu menyengat.

pintu masuk menuju Kuntum Farmfield

pintu masuk menuju Kuntum Farmfield

Berbagai aktivitas unik yang berkaitan dengan alam bisa kita temukan di sini, antara lain berbelanja tanaman hias maupun tanaman sayur, wisata ternak, wisata ikan, wisata unggas, tempat makan, tempat pemancingan ikan, hingga galeri tempat menjual barang seni.

Tempat agrowisata yang terdapat di dalam Kuntum Nursery ini dinamakan Kuntum Farmfield dan untuk masuk ke dalamnya kita cukup membayar Rp 20 ribu per orang. Terdapat berbagai fasilitas di dalamnya antara lain taman ternak, taman unggas, taman sayur dan buah organik, kolam pemancingan ikan, serta pendopo.

daftar harga tiket masuk dan berbagai fasilitas yang tersedia

daftar harga tiket masuk dan berbagai fasilitas yang tersedia

Kita pun bisa memanen sayur dan buah organik untuk dikumpulkan lalu dibawa pulang, cukup dengan menambah Rp 60 ribu per orang maka kita pun diberikan sebuah bakul yang bisa kita isi penuh dengan sayur dan buah sepuasnya.

saatnya memasuki gerbang menuju Kuntum Farmfield

saatnya memasuki gerbang menuju Kuntum Farmfield

memanen dan memetik sendiri sayuran organik

memanen dan memetik sendiri sayuran organik

Kita juga bisa memberi makan hewan yang ada di dalam farmfield ini, hanya saja kita dilarang memberi makanan yang kita bawa sendiri untuk menjaga kesehatan hewan ternak itu sendiri, namun mereka sudah menyediakan makanan khusus hewan tersebut yang bisa kita beli dan langsung kita suapi sendiri ke hewan itu.

daftar harga makanan yang bisa kita berikan ke hewan

daftar harga makanan yang bisa kita berikan ke hewan

memberi makan dedaunan ke kambing

memberi makan dedaunan ke kambing

memberi minum susu ke kambing

memberi minum susu ke kambing

Walaupun hewan-hewan ini terlihat jinak dan menggemaskan namun anda harus tetap berhati-hati terutama bila membawa sang buah hati, sebab saat saya mau pulang di pintu keluar bertemu dengan seorang bapak yang anak balita-nya terluka di bagian kakinya akibat digigit kelinci saat sedang memberi makan di kandang kelinci.

memberi makan dedaunan ke marmut

memberi makan dedaunan ke marmut

memberi makan dedaunan ke kelinci

memberi makan dedaunan ke kelinci

Selebihnya, saya cukup puas datang ke Kuntum Farmfield ini, sebab saya bisa berinteraksi langsung dengan hewan ternak terutama saat memberi makan. Bila anda mengajak buah hati, ada banyak sekali pelajaran tentang alam yang bisa kita ajarkan pada mereka.

serunya saat memberi makan dedaunan ke kawanan kelinci ini

serunya saat memberi makan dedaunan ke kawanan kelinci ini

Satu hal lagi yang saya kagum akan tempat ini yaitu kebersihannya yang terjaga. Sampah organik seperti dedaunan pun tidak mereka buang begitu saja, namun mereka kumpulkan untuk dijadikan pupuk kompos, jadi istilahnya dari alam kembali ke alam untuk alam.

sampah dedaunan yang dikumpulkan untuk dijadikan pupuk kompos

sampah dedaunan yang dikumpulkan untuk dijadikan pupuk kompos

Tips datang ke Kuntum Nursery

Beberapa tips berikut ini mungkin bermanfaat buat anda:

1)      Datanglah pada pagi ataupun sore hari agar sengatan matahari dan udaranya belum terlalu panas.

2)      Sebaiknya gunakanlah topi caping (topi pak tani) yang disediakan gratis di pintu masuk farmfield ini, karena kalau sudah siang terasa panas sekali sengatan mataharinya.

3)      Jagalah selalu anak anda saat berinteraksi langsung dengan hewan.

4)      Buanglah selalu sampah walaupun sekecil apapun pada tempatnya.

koleksi ayam yang berada di area unggas

koleksi ayam yang berada di area unggas

serunya mengamati sekawanan bebek yang sedang melintasi sungai

serunya mengamati sekawanan bebek yang sedang melintasi sungai

Puas menikmati agrowisata tadi membuat perut minta diisi. Jadi pulang dari sini saya pun melanjutkan kembali perjalanan untuk berwisata kuliner, walaupun di Kuntum Nursery tadi terdapat tempat makan namun menunya tergolong biasa saja buat saya.

Saatnya wisata kuliner

Kali ini saya ingin mencicipi hidangan serba sumsum ala Rumah Sumsum yang terletak di Jl. Lawang Gintung no. 21. Jalanan ini satu arah dan tempatnya ini ada di sebelah kanan jalan. Sebenarnya tempat parkirnya hanya muat sekitar 5 mobil dan yang bikin malas itu jalanan di depannya yang kadang macet panjang, namun karena saya datangnya masih agak pagi jadi jalanannya masih lengang dan parkirannya sepi.

Kami memesan menu sate sumsum dan bakso sumsum. Karena memang masih sepi atau memang pelayanannya yang cepat, tidak perlu waktu lama bagi kami untuk langsung mencicipi kelezatan kuliner ini.

saatnya menikmati hidangan sate sumsum

saatnya menikmati hidangan sate sumsum

Kelembutan sate sumsum yang dibaluri dengan bumbu kacang terasa menggoyang lidah sekali. Sementara untuk pesanan bakso sumsum datang dengan semangkok penuh berisi 3 bola bakso kecil dan 1 bola bakso besar yang terdapat sumsum utuh di dalamnya, terasa sekali sensasi menikmati bola bakso sumsum besar ini saat pecah di dalam mulut.

bakso sumsum yang hampir sebesar bola tenis

bakso sumsum yang hampir sebesar bola tenis

Belum lengkap rasanya kalau datang ke Bogor tanpa menikmati hidangan sumsum ini, namun bagi anda yang khawatir akan kolesterol tidak perlu takut karena mereka juga menyediakan menu sehat yang perlu anda coba seperti bubur sumsum yang bisa disajikan panas ataupun dingin sesuai selera.

Selamat berlibur :)

7 Responses to “Agrowisata di tengah Kota Hujan ala Kuntum Nursery”

  1. katacamar December 18, 2013 at 2:05 pm #

    perjalanan yang mengasyikkan :)

  2. Hadi parjono October 2, 2014 at 12:21 pm #

    Ceritanya bagus dan menarik, nanti kalo ada waktu saya mau main kesana, …..

    • iwayful October 5, 2014 at 11:05 pm #

      makasih, monggo silahkan pak :)

  3. anna April 30, 2015 at 12:44 pm #

    Informatif dan bagus sharingnya terima kasih :)

    • iwayful May 4, 2015 at 8:42 am #

      terima kasih sudah mampir ke blog iwayful :)

  4. Caecilia Dimmy July 10, 2016 at 1:36 pm #

    Sedih….udah sampe di tempat belom turun dari mobil tau2 hujan deras. Kecewa deh anak2 ga bisa dapat pengalaman menjadi peternak….😢😢😢

    • iwayful July 11, 2016 at 12:02 pm #

      dicoba lain waktu mbak semoga kesampaian anaknya main jadi peternak :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: