Membuat foto macro dengan reverse ring

15 Jan

Pada cerita sebelumnya saya mengulas tentang lensa 50mm f/1.8 yang baru saya beli, beberapa keunggulan yang dimiliki yaitu hasil gambar yang fokus dan tajam, serta tampilan bokeh yang creamy. Awalnya saya memilih lensa tersebut karena saya masih belum kesampaian punya lensa macro, yang paling murah saja harganya bisa mencapai empat jutaan.

Setelah googling akhirnya saya dapat tips menarik untuk bisa mendapatkan hasil foto macro dengan lensa 50mm ditambah sedikit peralatan tambahan, antara lain bisa dengan extension tube, filter macro, atau reverse ring. Dari ketiga alat tersebut saya lebih memilih menggunakan reverse ring karena selain murah namun hasilnya sangat tajam sekali dibanding kedua alat lainnya. Harga reverse ring untuk diameter 52mm hanya seharga Rp110.000.

lensa fix 50mm f/1.8 dan reverse ring

lensa fix 50mm f/1.8 dan reverse ring

Saya pun langsung mencoba membuktikan kebenaran tips tersebut dan mari kita lihat hasilnya pada beberapa gambar di bawah ini. Model yang bersedia di foto kali ini adalah si Nepi hookeriana dan Nepi kuchingensis.

Nepi hookeriana sudah siap tampil dengan baju batik hijau bercorak merah

Nepi hookeriana sudah siap tampil dengan baju batik hijau bercorak merah

Nepi kuchingensis merah terang dengan bibir strip kuning yang seksi

Nepi kuchingensis merah terang dengan bibir strip kuning yang seksi

Foto kedua Nepi di atas ini menggunakan lensa yang dipasang normal, hasilnya lumayan fokus namun masih terlihat jauh sebab jarak terdekat yang bisa diambil adalah sejauh 45 cm. Kini saya akan membalik lensa dengan menggunakan reverse ring sehingga bagian depan lensa akan menempel pada body kamera sedangkan bagian belakang lensa akan berada di depan.

lensa 50mm yang dipasang terbalik menggunakan reverse ring

lensa 50mm yang dipasang terbalik menggunakan reverse ring

Dengan cara ini saya telah memiliki lensa macro seadanya, jarak fokusnya bisa semakin dekat hingga 15 cm sehingga gambar yang didapatkan bisa lebih besar.

Bila objek foto kita adalah wajah manusia maka fokus utama atau point of interest (POI) ada pada mata, sedangkan pada foto macro Nepi di bawah ini POI nya ada pada bibirnya (peristome) yang seksi.

bibirnya yang hijau bergerigi dengan sedikit strip merah

bibirnya yang merah dengan strip kuning terlihat basah oleh cairan nektar

Kini terbukti sudah, gambar yang dihasilkan tidak kalah tajam dibanding lensa macro yang sebenarnya. Sebagai perbandingan, foto Nepi dengan lensa normal perlu diperbesar sampai lima kali lipat untuk mendapatkan ukuran yang sama dengan foto Nepi macro, namun karena jaraknya yang terlalu dekat maka tidak bisa seluruh bagian Nepi yang ikut terfoto.

Berikut ini kesimpulan yang saya dapatkan dari hasil percobaan memotret macro dengan bantuan reverse ring.

Kelebihan:

1) Cukup dengan modal seadanya yaitu lensa fix 50mm dan tambahan alat reverse ring. Total biaya kurang dari sejuta, sedangkan harga lensa macro Canon yang termurah mencapai empat juta lebih.

2) Melatih kreativitas kita dalam mencari sudut pengambilan gambar yang terbaik.

Kekurangan & kesulitan:

1) Titik fokusnya hanya pada satu jarak tertentu sehingga perlu memaju-mundurkan kamera secara manual dan mencoba berulang kali untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik.

2) Akibat lensa yang terbalik, maka semua indikator menjadi tidak berfungsi, misalnya diagframa menunjukkan angka 00, dikarenakan data elektronis yang terhubung ke lensa tidak tersambung.

3) Sangat sulit bila memotret objek benda bergerak, karena dibutuhkan waktu sampai bisa mendapatkan titik fokus yang paling pas.

4) Akibat kondisi lensa yang terpasang terbalik jadi lebih rentan terkena debu dan cipratan air yang dapat merusak bagian dalam lensa.

Tips tambahan:

1) Untuk mendapatkan hasil macro dengan fokus yang merata sebaiknya gunakan bukaan diagframa dari yang kecil hingga terkecil, mulai dari f/16 hingga f/22.

2) Gunakan tripod agar posisi kamera lebih mantap dan tidak goyang saat sesi pemotretan.

3) Sebisa mungkin gunakan ISO rendah (ISO 400 ke bawah) agar kualitas gambarnya tajam.

4) Pemotretan sebaiknya dilakukan pada siang hari agar mendapatkan cahaya mencukupi, namun bila butuh cahaya tambahan bisa menggunakan flash internal.

5) Bila sulit mencari fokus dengan view finder (lubang intip), gunakanlah fungsi live view (melihat lewat layar LCD) untuk memudahkan saat melihat objek, lalu gunakan juga fungsi zoom hingga maksimal agar dapat melihat lebih jelas detail gambar yang akan dipotret.

Saya akui kalau memotret macro dengan cara ini lebih banyak kesulitan daripada kemudahan yang didapat, namun dari situlah dibutuhkan kreativitas tinggi untuk mengatasinya. Pemahaman dasar tentang segitiga exposure (ISO, aperture, dan shutter speed) mutlak diperlukan karena kita harus menggunakan fungsi kamera secara manual saat posisi lensa sedang terbalik.

Selamat mengabadikan dan menikmati keindahan dunia yang tidak jauh di sekitar anda.

6 Responses to “Membuat foto macro dengan reverse ring”

  1. uzlah September 27, 2013 at 4:06 pm #

    belinya dimana gan?
    yg gampang.. sy tinggal di kediri

    • iwayful September 30, 2013 at 8:05 am #

      kalo di kediri saya kurang tau pak, coba aja pesan lewat online, minta kirim ke kediri.
      bisa coba lewat website nya jpc kemang atau toko camzone..

  2. Bakrie December 4, 2013 at 7:48 am #

    klo saya punya canon eos 1100 untuk membuat lensa macro apa aja yg dibutuhkan bos….

    • iwayful December 4, 2013 at 8:59 am #

      cukup lensa kit dan reverse ring aja :)

  3. gilang ardiansyah July 16, 2014 at 12:52 pm #

    Saya baru pake, tapi untuk lensa kit gear canon, mengalami kesulitan yakni menentukan fokus

    • iwayful July 16, 2014 at 3:29 pm #

      supaya mudah melihat fokusnya bisa lewat fungsi live-view lalu di zoom sampai maksimal supaya detailnya jelas terlihat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: