Tips membeli Platycerium ridleyi

17 Oct

Anda menyukai tanaman tanduk rusa?

Sudah memilikinya tetapi bosan dengan tanduk rusa berdaun menjuntai ke bawah?

Atau mulai teracuni dengan tulisan Eyi saya sebelumnya?

Mungkin kini saatnya melengkapi koleksi tanduk rusa anda dengan jenis platycerium ridleyi, satu-satunya tanduk rusa yang memiliki daun tegak ke atas yang terlihat sangat eksotis sekali.

Mengapa harganya mahal dan sulit dicari?

Ternyata selain susah mencarinya di penjual tanaman hias, Eyi juga susah dalam merawatnya dibanding jenis tanduk rusa yang biasa (platycerium bifurcatum). Biasanya Eyi yang dijual merupakan tanaman cabutan dari hutan sebab sangat sulit sekali bila ingin mengembangbiakan tanaman ini dari spora. Karena ketersediaannya yang terbatas itulah yang menyebabkan harga Eyi menjadi mahal.

Selain itu, faktor sulitnya mengambil Eyi di dahan pohon yang sangat tinggi di pedalaman hutan dan juga mahalnya ongkos kirim paket Eyi dari Kalimantan menggunakan pesawat membuat harga jualnya menjadi tinggi.

Karena harganya yang tinggi dan kurang populernya jenis tanaman ini dibanding tanaman hias lain membuat permintaan akan Eyi tidak terlalu banyak sehingga tidak semua penjual tanaman hias menyediakan tanaman ini.

Tips saat memilih Eyi

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat anda ingin membeli Eyi.

Eyi cabutan dari hutan biasanya ditempel ke papan kayu atau papan pakis sebagai medianya. Daun pada bonggolnya biasanya sudah berubah warna menjadi coklat. Kalaupun ada yang masih hijau, dalam beberapa minggu akan berubah warna menjadi coklat.

Eyi cabutan yang ditawarkan saat Pameran Flona 2012 yang lalu

Pada contoh foto di atas, sebisa mungkin jangan pernah membeli Eyi yang bonggolnya sudah rusak seperti gambar no. 1 sebab kemungkinan tanaman ini sudah tidak sehat, walaupun masih dapat hidup namun butuh perawatan yang sangat telaten untuk mengembalikan kondisinya. Bila bonggolnya masih sempurna, diperkirakan Eyi ini memiliki ukuran sedang. Daun tegaknya hanya memiliki 1 cabang dan terlihat tidak segar. Anda harus menawar dengan harga serendah mungkin bila ingin mendapatkan Eyi no. 1 ini.

Eyi no. 2 termasuk berukuran besar dilihat dari besar bonggolnya, daun pada bonggolnya terlihat masih membungkus dengan sempurna meskipun sudah berwarna coklat. Daun tegaknya masih rimbun dan sehat, biasanya untuk kondisi seperti ini akan ditawarkan dengan harga mahal, terlebih bila sudah perawatan maka harganya bisa naik hingga dua kali lipat.

Eyi no. 3 dilihat dari ukuran bonggolnya memiliki ukuran yang sedang, kondisi fisiknya kurang lebih sama seperti Eyi no. 2 hanya saja daun pada bonggolnya masih berwarna hijau sebagian, namun dalam beberapa minggu daun tersebut akan menjadi coklat. Harga yang ditawarkan biasanya sedikit lebih murah dari no. 2 karena ukurannya yang lebih kecil.

Eyi no. 4 berukuran kecil, bonggolnya masih membungkus sempurna, hanya saja daun tegaknya jarang dan terlihat kurang sehat. Anda bisa menawar dengan harga murah untuk Eyi ini.

Eyi berdasarkan ukuran bonggol

Kenapa besarnya Eyi ditentukan berdasarkan ukuran bonggolnya?

Ini disebabkan daun yang membungkus bonggolnya dapat menandakan sudah berapa lama Eyi tersebut hidup. Daun pada bonggolnya ini bila sudah berwarna coklat akan tumbuh lagi daun baru yang akan membungkusnya, lalu bila sudah tua akan berubah menjadi coklat lagi, lalu akan tumbuh lagi daun baru, begitu seterusnya. Karena proses itulah sehingga daun tersebut akan saling menumpuk dan lama-kelamaan akan membuat bonggolnya menjadi semakin besar.

salah satu Eyi yang ditawarkan di Taman Anggrek Ragunan ini berukuran
sangat besar dan memiliki diameter bonggol hingga 1 meter lebih

Cara ini kurang-lebih sama halnya seperti bila kita ingin menentukan umur pohon yang dilihat dari besarnya ukuran diameter pohon tersebut.

Tips terpenting dalam memilih Eyi !!!

Pilihlah Eyi yang sudah terlihat mulai tumbuh daun baru, baik itu calon daun yang tumbuh tegak ke atas maupun calon daun yang akan membungkus bonggolnya.

calon daun baru yang tumbuh tegak ke atas

calon daun baru yang akan membungkus melingkari bonggolnya

Bila anda tidak menemukan calon daun baru tersebut, perhatikanlah dengan lebih teliti apakah terdapat tonjolan berwarna coklat keputihan yang berada di tengah bonggol Eyi, sebab inilah calon daun baru Eyi yang akan keluar, dari tonjolan ini semua daun Eyi berasal.

tonjolan yang berada di tengah bonggol ini adalah
tempat keluarnya calon daun baru Eyi

Seburuk apapun kondisi Eyi yang telah rusak akibat proses pencabutan, rusak saat pengiriman barang, ataupun bonggol yang membusuk karena terlalu lembab, namun selama masih ada tonjolan ini maka Eyi masih dapat memperbaiki kondisinya lagi meskipun membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Beli yang cabutan atau yang sudah perawatan?

Karena hampir semua Eyi berasal dari barang cabutan di hutan, jadi bila Eyi belum laku terjual maka mau tidak mau penjualnya akan menyimpannya di nursery dan merawatnya. Selama beberapa waktu itulah mulai tumbuh daun baru Eyi, baik itu daun yang tegak maupun daun yang melingkari bonggolnya.

Penjual akan menawarkan harga yang lebih tinggi bila Eyi sudah terbungkus daun baru yang menutupi bonggolnya dibanding daun baru yang tumbuh tegak ke atas, sebab bila bonggol Eyi sudah tertutup daun hijau maka penampilan Eyi kini sudah terlihat sehat dan segar kembali, penjual sering menyebutnya bahwa Eyi ini sudah beradaptasi atau sudah perawatan.

daun pada bonggol Eyi cabutan yang saat pertama kali saya beli masih
berwarna coklat kini setelah tiga bulan terbungkus daun baru

Ada baiknya anda membeli Eyi yang masih memiliki bonggol berwarna coklat untuk mendapatkan harga yang belum terlalu mahal, sebab tanpa perawatan oleh penjual tersebut pun sebenarnya daun itu tetap akan tumbuh dengan sendirinya asalkan kondisi tempat tanaman tersebut berada cukup mendukung, antara lain dengan menaruh di tempat yang teduh dengan mendapat pembiasan sinar matahari sepanjang hari, kelembaban yang terjaga dan sirkulasi udara yang mengalir.

Bila anda menyukai anggrek dan berhasil merawatnya sendiri hingga rajin berbunga, maka merawat Eyi akan semudah membalik telapak tangan, hanya saja keindahan yang diberikan Eyi bukan dari bunganya melainkan dari daunnya.

Sayangi Eyi anda

Eyi adalah tanaman hutan yang tangguh dan mampu beradaptasi dengan baik asalkan perawatan yang anda lakukan sudah benar. Eyi yang sehat dan beradaptasi dengan baik akan terus mengeluarkan daun baru. Dikarenakan pertumbuhannya yang lambat, dalam sebulan biasanya paling banyak hanya muncul satu hingga dua daun baru.

Kini setelah Eyi menjadi koleksi anda, sayangilah tanaman yang merupakan aset keanekaragaman hayati hutan kita ini. Hinga kini Eyi merupakan spesies yang belum termasuk dalam daftar CITES sehingga keberadaan tanaman ini di alam bila terus-menerus dieksploitasi tanpa adanya penangkaran bukan tidak mungkin suatu saat nanti akan terancam kepunahan.

26 Responses to “Tips membeli Platycerium ridleyi”

  1. inkA October 17, 2012 at 5:33 pm #

    Platycerium Ridleyi..baru liat langsung fall in love..eh, Ridleyi “nick name” nya EYI ya…wah..nice one….

  2. Moh Yazib October 18, 2012 at 12:16 pm #

    Terima kasih atas tips-nya, tapi telat. Hari ini paketnya Pak Rijal sudah datang. Saya membeli yang kecil saja karena keterbatasan dana dan lahan. Eyi-nya imut-imut.

    Oya saya lihat photo-photo Platy nya bapak itu ada bungkusan kain warna putih. Itu apa yah. dan apakah kulit pisang bisa kita gantikan MOL pisang atau MOL kulit pisang.

    Terima kasih

    • iwayful October 18, 2012 at 1:19 pm #

      yang digantung di atas eyi itu pupuk slow release yang dibungkus kasa, supaya pas disiram sekalian mupukin juga.

      MOL itu mikro organisme lokal ya pak?
      saya googling sih kandungannya bagus juga, ini kutipannya:

      “MOL bonggol pisang mengandung zat pengatur tumbuh Giberellin dan Sitokinin. selain itu juga mengandung 7 mikro organisme yang sangat berguna bagi tanaman yaitu: Azospirillium, Azotobacter, Bacillus, Aeromonas, Aspergillus, mikroba pelarut phospat dan mikroba selulotik. MOL bonggol pisang juga tetap bisa digunakan untuk dekomposer atau mempercepat proses pengomposan”

      boleh juga tuh pak idenya. tapi saya sih lebih suka pake kulit pisang soalnya di rumah banyak yang makan, daripada kulitnya cuma dibuang jadi sampah mending buat tambahan nutrisi si eyi.

      • Moh. Yazib October 19, 2012 at 1:40 pm #

        Iya, tapi saya hanya direndam 1 jam saja, tidak sampai berhari-hari. Kalo untuk MOL tapai untuk cabe dan tomat saya sudah membuktikannya sendiri. Di rumah subur subur tuh.

        Dalam tulisan ini yang di sebut tanduk rusa biasa adalah Platycerium bifurcatum, namun dalam tulisan “Paket kiriman Eyi dari Bandung” yang disebut tanduk rusa yang biasa adalah Platycerium willinckii (Java Staghorn Fern), mana yang bener yah?

        Saya juga agak bingung dengan Tanduk rusa yang berasal dari jawa karena ada yang daun bawahnya lebar lebar ada juga yang kecil kecil seperti Platycerium bifurcatum, kira-kira apa yah yang membedakannya?

        Oya bisa minta alamat emailnya, hanya untuk sharing masalah platy maklum baru pertama kali, takutnya Ridleyinya stagnan pertumbuhannya. Terima kasih

        Moh. Yazib

      • iwayful October 19, 2012 at 2:49 pm #

        dari yang saya baca di beberapa literatur antara bifurcatum dan willinckii itu sejenis karena willinckii itu bagian dari bifurcatum juga, penjelasannya jadi Platycerium bifurcatum var. willicnkii, dan ada juga Platycerium bifurcatum subsp. willinckii. (var. itu maksudnya variety dan subsp. artinya subspecies)
        nah dari nama latin itu saya pahamnya bifurcatum dan willinckii itu sama. cuma disingkat aja jadi platycerium willincki atau Java staghorn fern.

        tanduk rusa yg daun bawahnya lebar dan kecil itu juga variasi dari jenis willinckii pak, dulu saya ke bali kebanyakan tanduk rusanya yang berdaun sempit dan warna hijaunya lebih kekuningan.
        sedangkan yg di jawa kebanyakan daunnya lebar dan berwarna hijau tua.

        malahan yg bikin saya kagum ada Platycerium Mt. Kitshakood, perpaduan dari coronarium dan ridleyi, pengen banget ngoleksi ini tapi susah nyarinya.

        email saya di wiryawank@gmail.com
        boleh pak, nanti kita bisa tuker pengalaman nih

  3. wayan darma October 21, 2012 at 6:24 pm #

    Sy jg koleksi Eyi br 60 plant aja.kpingin nambah jns Elemaria.kira-kira ada yg tau penjualnya tlg infonya

    • iwayful October 21, 2012 at 10:23 pm #

      kalo mau nyari platycerium yg lengkap saya biasanya datang ke Taman Anggrek Indonesia Permai di Taman Mini, tempatnya di kavling no. 3.
      koleksinya lumayan lengkap, kalo mau nanya dulu sama penjualnya coba aja kontak facebooknya dengan ibu Retno Djoyoatmodjo

      banyak banget koleksi Eyinya bli, kalo boleh sharing cerita dong, apa semua kondisi Eyinya sehat? tips ngerawat Eyi ala bli Wayan gimana?

  4. adebastian December 7, 2012 at 2:55 pm #

    di mana saya bisa membeli eyi

    • iwayful December 7, 2012 at 4:17 pm #

      di toko ktki pekayon juga ada kang.. kalo di nursery bisa coba ke taman anggrek ragunan atau ke taman anggrek indonesia permai..

  5. adebastian December 31, 2012 at 5:45 am #

    kalau di lapangan banteng ada tidak?

    • iwayful January 3, 2013 at 12:27 am #

      di lapangan banteng adanya hanya saat lagi ada pameran flona yg biasanya setahun sekali selama sebulan, waktunya bertepatan dengan ulang tahun kota Jakarta, biasanya antara Juni-Juli

  6. adebastian December 31, 2012 at 11:40 am #

    taman anggrek indonesia permai dimana ya tempat yg menjual eyi nya?

    • iwayful January 3, 2013 at 12:30 am #

      coba ke kavling 3 mas, di situ lengkap jualan berbagai tanduk rusa

  7. adebastian January 1, 2013 at 6:16 am #

    Jadi tau tips membeli eyi

  8. adebastian January 3, 2013 at 7:08 am #

    sial kemaren pas saya ke taman anggrek indonesia permai katanya yg kecil udah pada habis tinggal yg besarnya 1m dan mahal lagi. sekarang saya mau coba ke toko ktki

  9. adebastian January 3, 2013 at 7:58 am #

    kira kira di toko ktki berapa ya harganya. mahal tidak di toko ktki?

    • iwayful January 3, 2013 at 9:08 am #

      iya mas coba aja cari di toko ktki nya pakde, waktu saya ke rumah pakde dia punya beberapa koleksi eyi, mungkin ada sebagian yg mau dia jual, harganya saya kurang tau, tapi pastinya lebih murah dari yg mas cari di TAIP

  10. adebastian January 4, 2013 at 11:16 am #

    di toko ktki tidak dijual ternyata

  11. adebastian January 4, 2013 at 11:18 am #

    mending saya nunggu pameran aja sekalian nabung buat beli banyak

  12. mulyabo September 22, 2013 at 6:29 pm #

    Eyi saya kena sinar matahari langsung sekitar 4 jam, apakah masih ditoleransi? Atau harus kena naungan sepanjang hari?

    • iwayful September 24, 2013 at 9:15 am #

      gapapa pak, di habitat aslinya malah kebanyakan terkena full sun sepanjang hari, asal selalu disiram pagi sore biar selalu lembap.
      eyi saya pernah tidak disiram seharian, besoknya daun tegaknya melemas, dan kalo sudah lemas gini bakal susah tegak lagi.

  13. mulyabo September 22, 2013 at 6:30 pm #

    Reblogged this on Me.

  14. mulyabo September 22, 2013 at 6:32 pm #

    Oya, mohon ijin untuk rebloging…

    • iwayful September 24, 2013 at 9:16 am #

      monggo silahkan pak, terima kasih

  15. Hadi parjono October 1, 2014 at 7:48 am #

    Mohon ijin untuk bertanya , mau beli Eyi kalo sekarang dimana ya yang jual Eyi? Thanks

    • iwayful October 5, 2014 at 11:08 pm #

      coba cari ke Taman Anggrek Indonesia Permai atau ke Taman Anggrek Ragunan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: