Sansevieria

29 Sep

Memelihara tanaman membutuhkan ketelatenan, kita harus rajin menyiramnya setiap pagi dan sore hari, memberikan pupuk, dan menaruhnya di tempat yang sesuai. Hal tersebut membutuhkan usaha dan waktu luang tersendiri yang mungkin bagi sebagian orang yang telah bekerja akan sulit untuk mengerjakan semua rutinitas itu sendiri.

Namun sebenarnya ada satu jenis tanaman yang tidak perlu setiap hari anda perhatikan, bahkan anda cukup meluangkan waktu seminggu sekali untuk merawatnya. Lidah mertua yang memiliki nama latin sansevieria dan dalam bahasa Inggris disebut mother-in-law’s tongue atau snake plant ini merupakan tanaman yang cocok bila anda termasuk orang yang sibuk namun masih ingin memelihara tanaman hias.

sansevieria trifasciata

Sansevieria adalah jenis tanaman yang bisa dibilang sangat bandel karena tanpa perlu disiram setiap hari namun masih bisa hidup sebab tanaman ini mampu menyimpan cadangan air di dalam daunnya.

Salah satu manfaat tanaman ini yang paling utama adalah dapat menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi oksigen. Tidak heran mengapa tanaman ini mudah sekali kita jumpai ditanam di pinggir jalan atau pagar depan rumah untuk mengurangi polusi asap kendaraan.

Tanaman ini sepanjang hidupnya selalu menyerap karbondioksida dan selalu menghasilkan oksigen siang dan malam, sangat berbeda dengan jenis tanaman lain yang bila telah malam hari akan menyerap oksigen dan mengeluarkan karbondioksida.

Karena kelebihannya itulah sehingga tanaman ini juga cocok bila ditaruh di dalam rumah, selain memperindah penampilan ruangan, fungsi lainnya yang sebagai pembersih udara menjadikan ruangan selalu segar sepanjang waktu. Bila di rumah anda ada yang memiliki kebiasaan merokok sehingga membuat ruangan dipenuhi bau asap rokok, cobalah taruh tanaman ini di ruangan tersebut sebagai penetralisir udara. Bila dapur anda berbau kurang sedap akibat terlalu banyaknya asap sisa pembakaran kompor maupun bau sampah makanan, taruhlah tanaman ini di dapur untuk mengurangi bau tersebut.

Tanaman ini dapat pula diandalkan sebagai pengganti fungsi dari AC plasmacluster yang menyaring udara kotor dan mengubahnya menjadi oksigen, seperti yang dilaporkan dari hasil penelitian NASA tentang tanaman hias penyerap polusi. Selain menyerap karbondioksida, sansevieria juga sangat efektif menyerap zat beracun lainnya seperti benzene, trichloroethylene, dan formaldehyde.

sansevieria cylindrica

Walaupun tanaman ini bisa ditaruh di dalam rumah namun tetap membutuhkan sinar matahari jadi sebaiknya taruhlah pada tempat yang terkena sinar matahari seperti di dekat jendela, atau bila tidak terkena sama sekali maka paling tidak seminggu sekali tanaman ini sebaiknya dikeluarkan agar terkena sinar matahari sehingga pertumbuhannya bisa tetap berjalan.

Penyiraman cukup dilakukan seminggu sekali, bila tanaman ditaruh di dalam pot, perhatikan kebutuhan air dengan besarnya ukuran pot, jangan sampai media tanamnya terendam siraman air karena akan menyebabkan akarnya membusuk bila media tanamnya terlalu lembab dalam waktu cukup lama. Kalau ditanam di tanah tidak masalah bila disiram setiap hari.

Sansevieria memiliki jenis hingga lebih dari 70 spesies, bahkan bila ditambahkan dengan hasil silangan maka jumlah jenisnya bisa lebih banyak lagi. Jenis yang paling umum dan biasa kita temui adalah yang berdaun tipis memanjang dan meruncing pada ujung daunnya sehingga menyerupai pedang, yaitu sansevieria trifasciata. Ada juga yang berdaun bulat tebal meruncing seperti tombak yaitu sansevieria cylindrica, jenis yang ini lebih tahan lama dibanding jenis lain bila tidak disiram dalam waktu lebih dari seminggu karena daunnya yang tebal mampu lebih banyak menyimpan cadangan air. Sansevieria juga menghasilkan bunga berukuran kecil berbentuk seperti cengkeh berwarna putih.

Tanaman ini mudah diperoleh di penjual tanaman hias, walaupun dulu harganya sempat melangit karena tren sesaat namun kini harganya sudah stabil kembali di kisaran harga Rp 5.000 untuk ukuran pot kecil, hingga ratusan ribu rupiah.

Sansevieria mempunyai akar rimpang yang menjalar dan berkembangbiak melalui umbi lapis. Bila telah muncul tunas baru, bisa dipisahkan dari tanaman induknya dengan memotong akar rimpang lalu menanamnya di tempat terpisah.

memisahkan tunas baru sansevieria dari tanaman induknya

Melihat dari keunikan dan segudang manfaat sansevieria serta mudahnya perawatan, sayang rasanya bila di rumah anda tidak terdapat koleksi tanaman ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: